Tambah Sering Tambah Pasti

Update SNMPTN

Kenali SBMPTN, Yuk (2)

Selasa, 30 April 2013 09:45 | Kategori: Berita Terbaru

Okezone.com, Selasa, 09 April 2013

JAKARTA - Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto siap menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bersama 62 perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya.

Pembantu Rektor I Unsoed Mas Yedi Sumaryadi menyatakan, SBMPTN merupakan seleksi masuk PTN yang diselenggarakan serentak dan dalam bentuk ujian tertulis. Panduan teknis untuk pendaftaran, lanjutnya, dapat diunduh pada http://download.sbmptn.or.id mulai 30 April 2013 mendatang.

“Rencananya, pendaftaran akan dimulai pada 13 Mei 2013 hingga 7 Juni 2013 secara online di http://sbmptn.or.id. Seleksi ini dapat diikuti oleh lulusan sekolah menengah, madrasah atau satuan pendidikan yang setara tahun 2011, 2012, dan 2013,“ kata Yedi, seperti dilansir oleh Okezone, Selasa (9/4/2013).

Mantan Dekan Fakultas Peternakan Unsoed itu menyatakan, berbeda dengan SNMPTN yang gratis, untuk pendaftaran SBMPTN siswa harus membayarkan biaya sesuai jurusan yang mereka pilih. Baik IPA yang kini berganti nama menjadi Sains dan Teknologi (Saintek), IPS yang berubah menjadi Sosial dan Humaniora (Soshum), serta IPC yang kini bernama Campuran. "Untuk kelompok ujian Saintek dan Soshum, siswa harus membayar Rp175 ribu. Sementara untuk kelompok ujian campuran Rp200 ribu," tuturnya.

Terkait Bidik Misi, Yedi menyebutkan, para peserta harus terlebih dahulu mendaftar ke http://bidikmisi.dikti.go.id. Dengan demikian Ditjen Dikti dapat memverifikasi data calon penerima Bidik Misi tersebut sebelum mendapatkan Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan PIN untuk mendaftar SBMPTN.

“Untuk peserta Bidik Misi yang belum diterima pada SNMPTN kemarin, KAP dan PINnya masih dapat digunakan kembali sehingga tidak perlu membayar biaya seleksi”, ungkap Yedi.

Rencananya, ujian tertulis akan diselenggarakan pada 18-19 Juni 2013 dan pengumuman hasil ujian pada 12 Juli 2013. Dalam pelaksanaannya, SBMPTN kali ini masuk di Wilayah II bersama Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Negeri Semarang (Unnes), IAIN Walisongo (Jawa Tengah), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta UIN Sunan Kalijaga (DI Yogyakarta).(mrg)

Kenali SBMPTN, Yuk (1)

Selasa, 30 April 2013 09:43 | Kategori: Berita Terbaru

Okezone.com, 09 April 2013

JAKARTA - Tahun ini jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) mengalami perubahan. Tidak hanya itu, berbagai istilah baru pun muncul dalam proses seleksi yang terdiri atas tiga jalur itu.

Mendekati pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada 13 Mei mendatang, yuk kita kenali lebih dekat berbagai istilah yang ada di SBMPTN biar enggak bingung.

Pembantu Rektor I Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto Mas Yedi Sumaryadi menyebut, tahun ini terdapat perubahan istilah jurusan dalam SBMPTN. Jika dulu kita mengenal tiga jurusan, yakni IPA, IPS, dan IPC, maka kali ini mereka berganti nama menjadi Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), dan Campuran.

"Materi Ujian Saintek terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) yang terdiri dari Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, serta Tes Kemampuan Dasar Saintek yang terdiri atas Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika," ujar Yedi, seperti dikutip dari laman Unsoed, Selasa (9/4/2013).

Untuk Soshum, lanjutnya, selain TPA dan TKDU, para peserta juga akan menjalani Tes Kemampuan Dasar Soshum, yaitu Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. Sedangkan mereka yang memilih jurusan Campuran harus mengikuti ujian TPA, TKDU, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Perbedaan lain, kata Yedi, para peserta SBMPTN dapat memilih tiga jurusan. “Berbeda dengan tahun sebelumnya yang maksimal memilih dua program studi baik IPA dan IPS, maka untuk tahun ini Saintek, Soshum, dan Campuran, semuanya dapat memilih tiga program studi,“ ungkap Ahli Fisiologi Gunalaksana itu.

Namun, tambahnya, para peserta harus cermat dalam memilih program studi. Jika peserta hanya memilih satu jurusan, maka dia bebas menempatkan pilihannya di PTN manapun. "Bila memilih dua program studi atau lebih, maka salah satu pilihan program studi harus dari PTN yang berada dalam satu wilayah tempat peserta mengikuti ujian,“ urai Yedi.(rfa)

Gimana Persiapan SBMPTN-mu?

Selasa, 30 April 2013 09:38 | Kategori: Berita Terbaru

OkeZone.com, Kamis, 23 April 2013

JAKARTA - Tahun ini, siswa dan alumni SMA yang berminat mengikuti ujian tulis untuk masuk perguruan tinggi bersiap menghadapi seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). SBMPTN sendiri dihelat setelah UN SMA/sederajat rampung. Yuk kita simak persiapan siswa SMA ini menghadapi SBMPTN.

Bagi siswa SMAN 4 Jakarta Pusat, Yosua Olgaf Rondonuwu, persiapan mengikuti SBMPTN cukup dengan latihan soal. Yosua mengaku, tidak secara khusus mengikuti bimbingan belajar (bimbel).

"Saya latihan mengerjakan berbagai soal melalui buku persiapan SBMPTN," kata Yosua, kepada Okezone, Kamis (25/4/2013).

Yosua juga mendaftar seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Seleksi jalur undangan ini menggunakan rekam nilai Yosua selama sekolah dan dengan mempertimbangkan nilai UN.

Meski sudah memiliki dua alternatif seleksi masuk kuliah, Yosua masih memiliki cadangan. Dia berencana ikut ujian mandiri di beberapa kampus jika tidak lulus SNMPTN maupun SBMPTN.

"Saya akan ujian di Universitas Indonesia (UI) dan memilih jurusan Politik dan Kesejahteraan Sosial di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Selain itu, saya juga berencana ujian di Universitas Padjadjaran (Unpad) ambil Jurusan Ilmu Pemerintahan," imbuhnya.

Teman satu sekolah Yosua, Achmad Reza, mempersiapkan diri dengan cara berbeda. Dia mengikuti bimbel intensif untuk memasuki jalur undangan, SBMPTN, maupun jalur mandiri.

Cowok panitia promnight ini berencana mengambil jurusan Arsitektur dan Ilmu Komunikasi di UI dan Universitas Brawijaya. Sementara untuk SBMPTN dan jalur mandiri, dia memilih UI dan Unpad.

"Selain ikut bimbel intensif, saya juga belajar kelompok dengan teman-teman. Enggak cuma itu, kami juga suka sharing dengan alumni tentang pengalaman mereka ikut ujian masuk PTN," tuturnya.

Ketimbang dua temannya, Andrew Bari bisa sedikit santai. Siswa jurusan IPA ini sudah tercatat sebagai calon mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) di program keahlian Komunikasi, jenjang diploma tiga (D-3). Prestasi akademik Andrew di sekolah, ditambah prestasi non-akademiknya sebagai juara pencak silat menjadi tiket masuk ke IPB.

"Paling saya ikut bimbel untuk ujian matrikulasi di IPB. Di ujian setelah masuk semester satu di IPB ini saya harus berkutat dengan mata pelajaran Matematika dan Kimia," urainya.(rfa)

Ikut SBMPTN 2013 Bisa Daftar Bidikmisi, Kok!

Selasa, 30 April 2013 09:16 | Kategori: Berita Terbaru

OkeZone.com, Sabtu, 16 Maret 2013

JAKARTA - Seperti halnya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 juga dapat mendaftar sebagai peserta seleksi Bidikmisi. Bidikmisi merupakan program pemberian bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan ekonomi lemah.

Untuk melamar sebagai peserta program Bidikmisi, sebaiknya kita mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi terlebih dahulu di laman resminya. Sebelum mendaftar SBMPTN 2013, calon peserta program Bidikmisi terlebih dahulu harus mendaftar Bidikmisi secara online melalui website Bidikmisi tersebut. Demikian seperti dilansir laman SBMPTN 2013, Sabtu (16/3/2013).

Kemudian, calon peserta program Bidikmisi yang tidak mendaftar SNMPTN dan dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti Kemendikbud), akan memperoleh KAP dan PIN untuk mendaftar SBMPTN secara gratis. Pendaftaran SBMPTN 2013 dilakukan secara online melalui laman SBMPTN 2013.

Calon peserta program Bidikmisi yang mendaftar SNMPTN dan dinyatakan tidak lulus SNMPTN juga boleh mendaftar SBMPTN tanpa harus membayar biaya seleksi. Syaratnya, dia mendaftar dengan menggunakan KAP dan PIN SBMPTN yang harus diperoleh melalui Bidikmisi Ditjen Dikti Kemendikbud.

Sebaliknya, calon peserta program Bidikmisi yang mendaftar SNMPTN dan dinyatakan lulus SNMPTN harus membayar biaya seleksi jika ingin mengikuti SBMPTN 2013. Dia bisa menggunakan KAP SBMPTN yang harus diperoleh melalui Bidikmisi Ditjen Dikti Kemendikbud.

Masa pembayaran biaya SBMPTN 2013 via Bank Mandiri dibuka pada 10 Mei - 4 Juni 2013. Peminat SBMPTN 2013 bisa mendaftar secara online pada 13 Mei - 7 Juni 2013. Kemudian, ujian tulis SBMPTN 2013 digelar pada 18 - 19 Juni 2013, dan ujian keterampilan pada 20 dan/atau 21 Juni 2013. Hasil seleksi akan diumumkan pada 12 Juli 2013.(rfa)

Ribuan Calon Mahasiswa SNMPTN Jalur Undangan Tak Daftar Ulang

Jumat, 15 Juni 2012 10:28 | Kategori: Berita Terbaru

JAKARTA - Prediksi banyaknya calon mahasiswa dari SNM PTN jalur undangan yang tidak mendaftar ulang ternyata tepat. Panitia pusat SNM PTN memperkirakan, setelah masa daftar ulang ditutup ada 10 persen dari 53.034 calon mahasiswa tidak mendaftar ulang.

Pelaksanaan daftar ulang untuk calon mahasiswa yang diterima lewat SNM PTN jalur undangan ini digelar serentak Selasa (12/6) lalu. Sekretaris Pantia Pusat SNM PTN Rochmat Wahab kemarin (14/6) mengatakan, data kongkrit dari seluruh kampus yang menjalankan SNM PTN jalur undangan belum masuk ke pihaknya. "Datanya sementara masih di kanwil-kanwil. Tapi kami prediksi ada sekitar 10 persen yang tidak daftar ulang," kata dia.

Guru besar sekaligus rektor UNY itu hanya bisa menjabarkan kondisi di kampusnya sendiri. Rochmat menjelaskan, di UNY ada 107 calon mahasiswa non bidik misi yang sejatinya diterima SNM PTN jalur undangan tetapi tidak mendaftar ulang. Jika dibandingkan dengan total calon mahasiswa non bidik misi SNM PTN jalur undangan yang mencapai 900 orang lebih, jumlah yang tidak daftar ulang itu hanya sekitar 11 persen.

Rochmat menuturkan, banyak alasan yang menyebabkan mereka tidak mendaftar ulang. Diantara yang paling dominan biasanya adalah, para calon mahasiswa ini ternyata diterima di SNM PTN jalur undangan untuk pilihan yang kedua. "Calon mahasiswa ini masih penasaran untuk masuk pilihan pertama. Jadi mereka memilih ikut lagi SNM PTN jalur ujian tulis," terang dia.

Alasan lainnya adalah, calon mahasiswa ini ternyata ditetapkan lulus program beasiswa kampus di luar negeri. Atau bisa juga mereka memilih masuk PTS karena mereka dinyatakan masuk jurusan yang dia minati.

Contohnya, calon mahasiswa ini menetapkan ingin masuk jurusan akuntansi UGM pada pilihan pertama SNM PTN jalur undangan. Ternyata setelah diumumkan, dia masuk pilihan kedua yaitu jurusan di rumpun FKIP. Di satu sisi, dia ternyata dinyatakan diterima di jurusan akuntansi kampus swasta. Menurut Rochmat, calon mahasiswa seperti ini biasanya lebih memilih masuk kampus swasta.

Sementara itu, muncul kasus lain yang membuat Rochmat geleng-geleng kepala. Kasus ini adalah, adanya 38 calon mahasiswa bidik misi yang dinyatakan diterima SNM PTN jalur undangan tetapi tidak daftar ulang. "Saya rasa mereka ini tidak mensukuri nikmat," tutur dia.

Sebab, ketika dinyatakan diterima maka mahasiswa bidik misi ini dibebaskan dari SPP untuk delapan semester. Selain itu mereka juga mendapatkan uang saku setiap bulan. Rochmat mengaskan, kuota SNM PTN jalur undangan yang tidak terisi ini otomatis akan di salurkan ke SNM PTN jalur ujian tulis.

Di bagian lain, Ketua Panitia Pusat SNM PTN Akhmaloka menjelaskan, pada Sabtu dan Minggu (16-17/6) seluruh rektor yang menjalankan SNM PTN akan berkumpul di Semarang. Dalam pertemuan ini, akan dikalkulasi secara kongkrit calon mahasiswa dari SNM PTN jalur undangan yang tidak daftar ulang.

"Sampai sekarang saya belum punya data nasionalnya. Nanti setelah pertemuan kami kabari," kata dia. Guru besar yang juga rektor ITB itu hanya menjelaskan kondisi di kampusnya. Dia menjelaskan, di kampusnya calon mahasiswa dari SNM PTN jalur undangan yang tidak daftar ulang kurang dari 100 orang.

Akhmaloka menjelaskan, calon mahasiswa yang tidak daftar ulang ini hampir ditemukan di setiap sekolah dan fakultas. Di ITB saat ini ada 12 unit sekolah dan fakultas.

"Hanya Sekolah Farmasi yang komplit. Mereka daftar ulang semuanya," ujar Akhmaloka. Selain itu, Akhmaloka juga menuturkan seluruh mahasiswa bidik misi SNM PTN jalur undangan mendaftar ulang semuanya.

Source: http://www.jpnn.com/read/2012/06/15/130714/Ribuan-Calon-Mahasiswa-SNMPTN-Jalur-Undangan-Tak-Daftar-Ulang-

Ratusan peserta absen hari kedua ujian SNMPTN

Kamis, 14 Juni 2012 10:57 | Kategori: Berita Terbaru

Jember (ANTARA News) - Ratusan peserta tidak hadir pada ujian tulis hari kedua Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Jember (Unej), Jawa Timur, Rabu.

Kepala Humas dan Protokol Unej, Rokhani mengatakan jumlah peserta yang tidak hadir pada ujian tulis bidang studi IPA yang dilaksanakan pagi hari sebanyak 200 peserta dari kelompok IPA dan sebanyak 141 peserta dari kelompok IPC.

"Pada siang hari tercatat sebanyak 231 peserta dari kelomok IPS dan sebanyak 144 peserta dari kelompok IPC yang tidak hadir dalam ujian tulis bidang studi IPS," tuturnya.

Menurut dia jumlah peserta yang tidak hadir pada ujian tulis SNMPTN hari kedua lebih banyak dibandingkan pada hari pertama sebanyak 549 peserta, dengan rincian kelompok IPA sebanyak 190 peserta, kelompok IPS sebanyak 224 peserta, dan kelompok IPC sebanyak 135 peserta.

"Kami tidak mengetahui alasan ratusan peserta yang tidak ikut ujian tulis SNMPTN hari kedua karena mereka tidak memberitahu panitia tentang ketidakhadirannya," katanya.

Ia menjelaskan kemungkinan peserta sakit atau ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan sehingga tidak bisa hadir saat ujian tulis dan peserta yang terlambat lebih dari 30 menit sejak ujian tulis SNMPTN dilaksanakan tidak boleh mengikuti ujian tulis sesuai dengan ketentuan panitia.

"Peserta yang absen pada hari pertama dan kedua ujian tulis SNMPTN secara otomatis dinyatakan gugur, sehingga mereka tidak bisa masuk ke Universitas Jember," paparnya.

Rokhani mengatakan panitia lokal 58 SNMPTN Jember tidak menemukan adanya praktik perjokian pada pelaksanaan ujian tulis SNMPTN Unej yang berlangsung selama dua hari tersebut.

"Panitia sudah memberikan pengarahan kepada seluruh pengawas, agar waspada terhadap kasus perjokian yang sering terjadi saat ujian tulis SNMPTN berlangsung dan tidak ada kasus joki yang ditemukan di Unej," katanya menjelaskan.

Pendaftar SNMPTN Unej jalur ujian tulis tahun ini mencapai 9.470 peserta yang terdiri dari kelompok IPA sebanyak 3.680 peserta, IPS sebanyak 3.134 peserta, dan IPC sebanyak 2.656 peserta, padahal kuota SNMPTN jalur ujian tulis Unej tahun ini sebanyak 2.463 siswa.

source: http://www.antaranews.com/berita/315855/ratusan-peserta-absen-hari-kedua-ujian-snmptn

Peserta SNMPTN Palembang salah jadwal

Kamis, 14 Juni 2012 10:53 | Kategori: Berita Terbaru

Palembang (ANTARA News) - Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Universitas Sriwijaya, di Palembang, Rabu, tidak mengikuti ujian karena salah mengartikan jadwal untuk hari kedua, Ketua Panitia Lokal Zulkifli Dahlan.

"Sekitar pukul 10.00 WIB, beberapa peserta melapor ke panitia karena salah jadwal dan meminta diulang karena mengira waktu ujian serentak dengan pilihan program IPS. Padahal jadwal jelas tertera untuk pilihan IPA dimulai pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Panitia lokal tidak dapat memenuhi keinginan pelapor itu mengingat berkas ujian sudah disegel dan segera dikirimkan ke Unsri, Bukit Besar.

"Beberapa peserta sampai menangis tapi tetap saja tidak bisa dibantu karena aturannya memang seperti begitu," katanya.

Kesalahan serupa juga terjadi pada lokasi SNMPTN di SMP Muhammadiyah I Palembang.

"Berdasarkan laporan pengawas, terdapat seorang peserta yang baru datang pada kedua karena berpikir tidak perlu ikut tes potensi akademik pada hari pertama karena mengambil jurusan IPS," ujarnya.

Ia sangat menyayangkan kesalahan sejumlah para peserta SNMPTN itu mengingat ujian hanya digelar satu tahun sekali.

"Ke depan peserta harus lebih teliti mengikuti SNMPTN bila ingin sukses masuk perguruan tinggi negeri yang diinginkan," katanya.

Sebanyak 17.767 orang mengikuti SNMPTN tahun 2012 dengan rincian IPA 7.014 orang, IPS 5.219 orang, dan IPC 5.534 orang. Sementara kuota yang disediakan Univertas Sriwijaya sebanyak 6.119 orang.

Sementara, ujian SNMPTN pada hari ketiga, Kamis (14/6), khusus untuk program studi pendidikan kesehatan jasmani.

source: http://www.antaranews.com/berita/315888/peserta-snmptn-palembang-salah-jadwal

Satu Joki SNMPTN Tertangkap

Kamis, 14 Juni 2012 10:52 | Kategori: Berita Terbaru

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Akhmaloka membeberkan adanya seorang joki yang tertangkap pada hari kedua pelaksanaan ujian tulis SNMPTN. Peristiwa itu terjadi di salah satu lokasi ujian di kota Jember, Jawa Timur.

Ia mengatakan, seorang joki ditangkap oleh panitia lokal lantaran wajahnya berbeda dengan wajah yang terpampang pada foto di kartu ujian. Setelah ditelisik, ternyata yang bersangkutan benar menggantikan seorang peserta yang diakui sebagai temannya.

"Kami dapat satu joki di Jember. Jadi dia membantu atau menggantikan seorang peserta yang katanya adalah temannya," kata Akhmaloka saat dihubungi, Rabu (13/6/2012) sore.

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menambahkan, seorang joki yang tertangkap basah kemudian digelandang panitia lokal untuk dimintai keterangan untuk dilampirkan dalam berita acara.

Dalam pemeriksaan, joki tersebut mengaku membantu temannya dengan alasan kasihan karena yang bersangkutan sedang sakit dan tak dapat mengikuti ujian.

"Dalam berita acara dia mengaku membantu dengan sukarela karena kasihan. Dia juga mengaku tidak dibayar dan murni membantu karena alasan pertemanan," ucapnya.

Seperti diberitakan, hari ini adalah hari terakhir pelaksanaan ujian tulis seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Lebih dari 600.000 peserta berebut kursi untuk dapat masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) pilihannya.

Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sendiri telah menentukan daya tampung melalui jalur ujian tulis hanya 106.368 mahasiswa.

Besok para peserta SNMPTN yang memilih program studi olahraga dan seni akan lanjut mengikuti ujian mandiri. Mengenai hasilnya, Kemdikbud akan mengumumkan secara serentak pada 7 Juli mendatang secara online.

source: edukasi.kompas.com/read/2012/06/13/19392757/Satu.Joki.SNMPTN.Tertangkap

1.121 Peserta SNMPTN Gugur

Kamis, 14 Juni 2012 10:50 | Kategori: Berita Terbaru



REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Sebanyak 1.121 peserta tidak bisa mengikuti ujian tulis hari kedua pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Panlok 44 Surakarta, yang digelar pada 13 Juni 2012, peserta yang terdaftar 18.740 orang.

"Sebanyak 1.121 peserta SNMPTN yang tidak mengikuti ujian tulis pada hari kedua ini dipastikan gugur," kata Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Prof Dr Ravik Karsidi MS kepada wartawan di Solo, Rabu (13/6).

Ia mengatakan, sementara itu untuk peserta SNMPTN jalur undangan yang telah melakukan registrasi pada tanggal 12-13 Juni 2012, untuk program sarjana sebanyak 939 dari 1.029 peserta dan program Diploma 3 dan 4 diterima 480 yang melakukan registrasi sebanyak 418 orang.

"Kami belum mengetahui secara pasti banyaknya peserta yang tidak mengikuti ujian tulis pada hari pertama ini. Kami akan mengecek kelapangan," kata Ravik sambil menambahkan ujian tulis SNMPTN Panlok 44 Surakarta ini tahun 2012 diikuti sebanyak 18.740 peserta, yang terbagi dalam kelompok IPA 6.648 peserta, IPS 8.110 peserta dan IPC 3.982, dibandingkan tahun 2011 jumlah peserta ujian di Panlok 44 mengalami kenaikan sekitar delapan persen.

Ujian tersebut dilaksanakan di beberapa kampus UNS maupun di sekolah-sekolah SMA/SMK di Kota Solo. Untuk ruang yang digunakan tempat ujian tersebut sebanyak 935 ruang yang terbagi dalam 10 sektor, dengan melibatkan 1.894 pengawas.

"Pengumuman SNMPTN jalur tulis akan dirilis pada hari Sabtu (7/7) dan dapat diakses lewat http:/snmptn.ac.id," katanya.

Ia mengatakan UNS masih membuka kesempatan untuk mengikuti jalur Swadana yang pendaftarannya dilaksanakan pada tangga 7-11 Juli 2012. Adapun pengumuman hasil seleksi SPMB S1 Swadana akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2012.

UNS juga masih membuka pendaftaran dan seleksi melalui jalur ujian masuk bersama (UMB) PT (SPMB Nusantara) untuk dua prodi S1 baru yaitu prodi Hubungan Internasional (HI) dan PTIK (Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer), serta program Diploma 3 dan 4 yang pendaftarannya berlangsung tanggal 4 - 8 Juli 2012.

Pelaksanaan ujian tertulis UMB PT (SPMB Nusantara) tanggal 22 Juli 2012 dan ujian ketrampilan 24 Juli 2012. Pengumuman dilaksanakan pada 31 Juli mendatang.

source: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/06/13/m5k3es-1121-peserta-snmptn-gugur

2.525 Peserta SNMPTN di Bandung Gugur

Kamis, 14 Juni 2012 10:50 | Kategori: Berita Terbaru

BANDUNG - Lebih dari 2.000 pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 di SNMPTN Panitia Lokal (Panlok) Bandung, tidak menghadiri Ujian Tertulis yang dilaksanakan 12-13 Juni lalu.

Pada data Panlok Bandung tercatat, ada 40.253 pendaftar SNMPTN, namun yang hadir pada pelaksanaan ujian 37.728 orang. Dengan begitu, peserta yang tidak hadir mencapai 2.525 orang. Rinciannya, peserta kelompok IPA yang mengikuti ujian 13.583 orang dari 14.592 pendaftar, kelompok IPS 14.066 orang dari 15.042, dan kelompok IPC 10.799 orang dari 10.619 pendaftar.

Sekretaris Eksekutif SNMPTN Panlok Bandung Asep Gana Suganda bertutur, dari 2.525 yang tidak ikut ujian, dua di antaranya penyandang Tuna Daksa dan korban kecelakaan. Asep berujar, tidak ada alasan khusus tentang ketidakhadiran mereka. "Kami perkirakan satu di antaranya karena lulus di Jalur Undangan," kata Asep, kemarin.

Secara umum, kata Asep, pelaksanaan SNMPTN di Bandung berjalan lancar. Panlok Bandung menyediakan 202 lokasi yang tersebar di 38 sektor pada SNMPTN tahun ini. "Kami tidak menemukan hambatan berarti saat pelaksanaan ujian, meski memang ada kekurangan," katanya.

source: http://kampus.okezone.com/read/2012/06/14/417/647019/2-525-peserta-snmptn-di-bandung-gugur